Penyidik Senior KPK Novel Baswedan di siram air keras

Kasus penyiraman air keras menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan selasa dini hari, dukungan mengalir dari berbagai kalangan. Ketua KPK Agus Rahardjo langsung datang menjenguk Novel di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta Utara begitu pula juru bicara Presiden Johan Budi.

"tentu kita kalau benar ya bahwa itu adalah perlakuan dari pihak-pihak yang ingin menghambat tugas-tugas mas Novel di KPK tentu harus di kecam dengan keras ya jadi ini cara barbar yang yang tentu tidak bisa di biarkan ya" ujar Johan Budi Juru Bicara Presiden RI.

Beberapa tokoh lainnya juga datang menjenguk, Mulai dari calon Gubernur DKI Jakarta sekaligus sepupunya Anies Baswedan. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono hingga aktivis hak Asasi Manusia (HAM) Hariz Azhar.

"dan kita kok negara kaya membiyarkan orang-orang yang mau memperbaiki bangsa kaya begini malah di serang ni bejad betul Loh orang yang merencanakan dan menyuruh melakukan ini" ucap Haris Azhar Aktivis HAM.

Novel Baswedan dilarikan ke rumah sakit setelah di siram air keras ke bagian wajah. penyiraman dilakukan oleh 2 orang tidak di kenal usai Novel melaksanakan salat shubuh di mesjid dekat rumahnya.

Penyelidik Senior KPK Novel Baswedan

Selasa pagi lokasi penyiraman air keras Novel Baswedan masih di tutup. Insiden terjadi setelah penyidik senior KPK ini tunaikan salat shubuh berjamaah di masjid dekat rumahnya di jalan Deposito Kelapa Gading Jakarta Utara. Polisi juga masih terus berharga di sekitar lokasi juga di kediaman Novel. Selain Polisi tetangga Novel Baswedan juga masih berkumpul di rumahnya. Diduga Novel diserang 3 kali. Hingga kini Polisi masih dalami kejadian ini.

"untuk saat ini masih dalam proses penyelidikan kita untuk tersangka tadi menurut keterangan korban dengan menggunakan kendaraan dan di perkirakan 2 orang" ucap Kombes Pol Dwiyono Kapolres Metro Jakarta Utara.

Dugaan sementara 2 orang tidak dikenal menyerang Novel Baswedan tiga kali saat korban berjalan dari Masjid ke rumahnya. Lokasi masjid Al-Ikhsan dengan kediaman Novel Baswedan berjarak sekitar 400 meter.

Polisi bereaksi cepat atas kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. Tim Inovis Disreskrimum Polda Metro Jaya di bantu jajaran Polres Metro Jakarta Utara menyisir lokasi kejadian. Mulai dari tempat penyerangan hingga ke rumah Novel. Dari hasil olah TKP petugas menemukan sejumlah bukti.

Sementara itu Selasa siang Kapolri juga menjenguk langsung Novel Baswedan di rumah sakit Mitra keluarga Jakarta Utara. Untuk mengungkap kasus ini Kapolri pastikan akan bentuk tim khusus. Novel di siram menggunakan air keras oleh oknum yang tidak di kenal selasa pagi. Saat perjalanan pulang dari masjid menuju rumahnya usai menunaikan ibadah salat shubuh. Novel di siram oleh 2 orang tidak di kenal yang mengendarai sepeda motor.

Dampak Buruk terpapar Air Keras.

Air keras merupakan larutan asam kuat yang cukup pekat. Air keras terbagi dalam beberapa jenis da kegunaan. Asam sulfat atau H2SO4 merupakan senyawa asam yang biasa di gunakan untuk AKI. Asam klorida atau HCL biasa digunakan untuk membersihkan permukaan logam sedangkan asam pospat atau H3PO4 biasa digunakan untuk membuat garam pospat. Karena cairan ini sangat korosif maka bila air keras mengenai kulit dampaknya kulit akan terasa panas, nyeri dan mengalami luka bakar. Tidak hanya bagian luar tubuh saja yang terluka jika tersiram air keras organ dalam tubuh juga akan rusak. Jangankan tersiram menghirup aromanya saja bisa merusak organ mata, usus hingga pernafasan manusia. Selain memiliki dampak buruk air keras juga punya manfaat baik khususnya untuk industri logam. Selama ini air keras digunakan untuk menghilangkan karat atau kerak besi baja.

Referensi